Story Of My Life

Hai, apa kabar kalian? semoga saat membaca blog ini kalian dalam keadaan dan kondisi terbaik ya. Gantian dong kalian tanya kabar aku. Devin Apakabar? Alhamdulillah luar biasa Allahuakbar islam islam YES. Yak, hallo kawan perkenalkan aku Devin Airlangga, Pria tampan kelahiran Satui, 21 September 1998. Vin, satui itu dimana? satui adalah nama tempat di kabupaten Kota Baru Provinsi Kalimantan Selatan. Tidak banyak yang tahu soal nama-nama tempat di kalimantan, ya karena mungkin tidak sepopuler nama daerah di Pulau Jawa, but its oke lah itu bukan masalah besar. Tapi disatui aku hanya numpang lahir, lalu aku hidup dan besar di sebuah kota industri yang bernama Kota Bontang yang terletak di Kalimantan Timur. Aku hobi berenang tapi tidak pandai berenang, suka warna hitam dan pink. Dan paling suka makan nasi padang dan gelato.

Masa kecil hingga remaja ku habiskan di Kota Bontang. Kota ini sangat berkesan bagi ku, bukan kota yang besar sebenarnya namun berbagai cerita dan pengalaman khas anak remaja ku dapatkan disana. Aku anak pertama dari tiga bersaudara, adik pertama ku Debby Aprilia Analita sedang dalam studi di SMA dan adik keduaku Angkasa Dian Putrawan sedang dalam studi di bangku Sekolah Dasar. Aku dengan Debby berjarak 3 tahun sedangkan dengan Angkasa berjarak 10 tahun. Rindu rasanya dengan mereka karena sudah satu tahun ini aku sedang dalam studi di perguruan tinggi di Yogyakarta. Saat Debby lahir aku mengiranya adalah anak kucing karena dulu aku tidak suka kalau punya adik. Ada pengalaman lucu saat aku kecil bersama dia, kami main di belakang rumah dan memecahkan telur-telur bebek milik tetangga, sehingga orang tua kami marah dan menghukum kami dengan direndam di drum air.

Dari kecil aku bercita-cita ingin menjadi seperti ayahku yang bekerja di bidang pertambangan, namun mimpi itu hilang ketika aku dinyatakan masuk jurusan IPS dibangku SMA. Kemudian ada mimpi baru yang muncul ketika aku mulai mendalami bidang sosial ini, aku ingin menjadi JAKSA. Saat mendaftar kuliah, prodi Ilmu Hukum menjadi prioritasku. Namun, Yang di Atas berkehendak lain, aku ditakdirkan untuk kuliah di prodi Ilmu Komunikasi. Yang aku tahu Tuhan selalu punya rencana terbaik untuk hambanya. Mulai saat ini aku memiliki cita-cita baru, yaitu menjadi seorang Public Relation. Dari sini aku belajar bahwa manusia bisa berencana namun jalan dan takdir tuhan tidak bisa dipungkiri. Jalani dan hadapi apa yang tuhan suguhkan pada kehidupanmu. Jika kamu selalu dilancarkan dalam segala urusanmu, darimana kamu tau apa itu sabar dan kerja keras ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 2